Dengan perkembangan pesat kendaraan energi baru dan dukungan kuat dari kebijakan nasional, serta tren kenaikan harga minyak internasional, semakin banyak orang di Vietnam yang memilih kendaraan energi baru.
Saat ini, industri otomotif Tiongkok sedang mengalami perubahan yang mendalam. Industri otomotif semakin bergerak menuju rendah karbon, elektrifikasi, dan tren lainnya, serta material baru dan metode pengolahan baru yang dapat diterapkan menuntut persyaratan yang lebih tinggi. Pemilihan proses manufaktur dan pemotongan baterai daya yang rasional dalam Energi Baru akan secara langsung memengaruhi komposisi, kualitas, keamanan, dan konsistensi baterai.
Bagaimana kita dapat mengatasi kendala yang ada saat ini di industri otomotif, mewujudkan pembangunan berkualitas tinggi, dan menjadi tugas penting serta tantangan berat bagi industri otomotif negara kita? Teknologi kunci untuk pengembangan ELEKTRIK di industri otomotif energi baru adalah keamanan, komposisi, dan kapasitas baterai daya. Namun, proses pembuatan baterai daya menuntut persyaratan yang sangat tinggi baik dari segi teknik maupun keselamatan, yang pada gilirannya menuntut persyaratan yang lebih tinggi lagi dari proses pemotongan laser dan pengelasan.
Keunggulan Pemotongan Laser pada Sel Daya Sebelum dan Dengan munculnya teknologi pemotongan laser, industri baterai daya umumnya menggunakan proses pemotongan mekanis tradisional. Namun, selama penggunaan mesin pemotong, terdapat risiko seperti kerusakan akibat keausan, serpihan dan rambut rontok, yang menyebabkan baterai terlalu panas, korsleting, dan ledakan. Masalah-masalah tersebut meliputi kerusakan peralatan, waktu pergantian yang lama, tingkat aktivitas yang rendah, dan efisiensi produksi yang rendah. Inovasi teknologi pemrosesan ELEKTRONIK memiliki peran penting dalam produksi baterai daya. Dibandingkan dengan alat pemotong mekanis tradisional, alat pemotong ini tidak mengalami kehilangan keausan, bentuk pemotongan aktif, kualitas tepi yang dapat dikontrol, presisi tinggi, dan kinerja pengoperasian yang rendah. Hal ini menguntungkan untuk menurunkan biaya produksi, meningkatkan efisiensi produksi, dan mempersingkat siklus pemotongan produk.
Waktu posting: 24 Juni 2024




